Menutup siang ...,
hampiri malam,
Helai rambutku kusam
kusut..,berantakan...,
Aku menjinjing beban tanya,
Bersimbah keringat,
menahan penat,
Dan tak ada jawaban tepat..,
Gemeretak gigi berpadu...,
Tangan mengepal kemarahan..,
Sumpah serapah terlontar .., keras.
Tarian jariku mulai kaku,
Berkecamuk egoku.,
berkurang sadarku..,
Tak pelak jantung menggigil ;dingin
Aku Malu...,
Aku marah..,
aku Resah.
dan aku lengah..,
Plak ,plak,plak..
Tangan pertama menjamah wajah,
tak ayal mukanya merah.,
aku marah
namun ...
aku gundah.
Amarah memuncak ,
Antara sadar dan Mimpi,
Aku terhempas di pagar hati,
Tanyaku kelu...,
Dan Beku.
hampiri malam,
Helai rambutku kusam
kusut..,berantakan...,
Aku menjinjing beban tanya,
Bersimbah keringat,
menahan penat,
Dan tak ada jawaban tepat..,
Gemeretak gigi berpadu...,
Tangan mengepal kemarahan..,
Sumpah serapah terlontar .., keras.
Tarian jariku mulai kaku,
Berkecamuk egoku.,
berkurang sadarku..,
Tak pelak jantung menggigil ;dingin
Aku Malu...,
Aku marah..,
aku Resah.
dan aku lengah..,
Plak ,plak,plak..
Tangan pertama menjamah wajah,
tak ayal mukanya merah.,
aku marah
namun ...
aku gundah.
Amarah memuncak ,
Antara sadar dan Mimpi,
Aku terhempas di pagar hati,
Tanyaku kelu...,
Dan Beku.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar